Welcome to winda's diary

Jangan lupa baca kisah seru winda disini dan jangan lupa tingglakan pesan dan senyuman anda :))

Senin, 19 Mei 2014

Cinta sepanjang masa itu…… ibu

Dulu sewaktu aku kecil aku pernah bertanya dipangkuan ibu “Ibu siapakah nanti orang yang akan memberikan ku cinta yang tak ada henti-hentinya ?” Lalu ibu menjawab “Orang itu adalah Ibu.”. Aku hanya menatap hampa pada Ibu. 

Saat aku mulai tumbuh menjadi seorang gadis remaja. Aku mulai ragu pada perkataan Ibu dulu. Aku yakin bahwa ada orang yang mencintai ku dalam sejati selain Ibu, Yaitu kekasih ku.
Aku berfikir bahwa kekasih ku akan mencintai ku seumur hidupnya. Aku yakin bahwa aku bisa merasakan kebahagian yang luar biasa saat aku bersama kekasihku. Tapiiiii…. Saat waktu mulai berjalan lama aku merasakan bahwa cinta yang diberi kekasihku tak sekuat dulu. Tak seperti dulu. Dia mulai suka marah padaku, dia sedikit menjaga jarak tak seperti saat pertama kali kami berkenalan, dan dia sering membuatku galau. Semenjak ada kekasihku aku tau aku lebih banyak menghabiskan waktuku untuk menatap ke layar handphone daripada menatap kearah raut wajah Ibu ku yang selama ini sudah merawatku.

Selama ini, seumur hidupku Ibu bahkan tak pernah membuatku Galau. Ibu selalu berusaha untuk menyenangkan hatiku.  Ibu selalu saja mengajarkan ku untuk menjadi orang yang baik, dia tak pernah protes saat aku marah karena aturannya yang menurutku terlalu banyak. Ketika aku salah Ibu tak memukul ku, Ia hanya berbicara menasehati.

Ibu tak pernah mengutuk ku saat aku mulai sedikit membangkang perintahnya. Ibu tak pernah berkata “Mulai saat ini kamu dan aku putus hubungan.” Berbeda dengan seorang kekasih yang kadang begitu mudah bosan saat diri ini sedikit melakukan kesalahan. Lalu dengan mudah kekasih itu mengakhiri hubungan itu dengan meninggalkan satu kata “Maaf”.

Aku mulai tau bahwa hanya Ibu yang selalu setia berada disampingku hingga saat ini. Hanya Ibu orang yang mampu bertahan dengan cintanya yang tak pernah berkurang sedikitpun.
Hanya Ibu yang mampu mencintai ku dari dalam hatinya, bukan seperti kekasih yang mencintai hanya sebatas dari mata turun ke hati.
Hanya Ibu yang mampu menyerahkan segala yang ia miliki padaku. Semua yang aku pinta pasti akan ia turuti, sesusah apapun Ibu akan lakukan demi seorang anak.
Hanya Ibu yang mampu memberikan seluruh perasaan dan waktunya untuk ku.  

Ibu bahkan mencintai ku sebelum IA tau bagaimana wujudku. Cantik kah, cacat kah. Ibu tak peduli. Yang Ibu tau Ia akan bertaruh nyawa untuk memberikan ku dunia. Ibu rela memberikan namanya untuk melindungi diri ini. Ibu mencintai ku saat aku masih dalam rahimnya.

Aku semakin tau bahwa cinta sepanjang masa itu adalah IBU…
Aku tau bahwa surga ku ada dibawah telapak kakinya…
Restuku ada padanya….
Aku tau hanya IBU yang tak pernah berhenti mengucapkan do’a untuk ku siang dan malam…
Aku tau adalah IBU yang selalu dengan tulus memeberikan yang terbaik untukku…. Tanpa pernah meminta imbalan sedikit pun karena baginya bahagiaku adalah bahagia anakku.



ALLAH terimakasih karena ENGKAU telah menciptakan aku dari rahim seorang IBU yang sangat mencintai ku….
terimakasih karena ENGKAU telah mengijinkan aku untuk memiliki IBU seperti IBUku…
Dia terbaik untukku, YA ALLAH…
Dia segalanya bagiku, YA ALLAH…
YA ALLAH aku mohon cintailah IBUku seperti IBUku mencintai ku…
Kasihi dia seperti dia yang selalu mengasihi ku…
MAHA BESAR ENGKAU, YA ALLAH dengan segala ciptaanmu :)

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar