Janji Persahabatan
Oleh : Winda Ayuning
Tyas
Bersahabat itu gak harus dengan sesama lawan jenis tapi bersahabat itu juga bisa dengan lawan jenis kita. Yang namanya persahabatan itu indah apalagi kalau kita banyak memiliki persamaan dengan sahabat kita. Sama seperti yang saat ini sedang dialami sama Nindy dan Nando. Nindy dan Nando udah bersahabat sejak mereka duduk dibangku SMP. Mereka punya banyak persamaan, pertama dari nama aja udah hampir mirip Nindy dan Nando, Kedua mereka juga punya hobi main basket bareng, ketiga mereka suka banget nonton film romantic, Pokoknya mereka tuh keliatan kompak dan ceria banget deh.
Malam ini Nando ngajak Nindy dinner bareng diluar. Sebenernya sih mereka juga udah sering dinner bareng tapi entah kenapa Nando bilang kalau hari ini bakalan ada yang special dan berbeda dari dinner-dinner biasanya.
“Emang ada yang special apaan sih, Do ?Emang kamu mau ngajak aku dinner di kapal pesiar ?”Tanya Nindy bercanda
“Huuu…. Maunya. Hehehe”Jawab Nando
“Lah terus apanya yang special donk ?Perasaan nih ya kita udah sering dinner berdua.” Tanya Nindy makin penasaran.
“Udah jangan bawel ah. Ntar kamu juga tau sendiri.”
Akhirnya Nindy pun memutuskan untuk diam dan tidak bertanya lagi hingga beberapa menit kemudian mobil Nando pun berhenti pada sebuah taman.
“Ayok turun.”Ajak Nando
“Disini ?”Tanya Nindy ragu.
“Ya iya.”Jawab Nando
“Emang ada restaurant ?”Tanya Nindy lagi
“Ada. Ntar kamu liat sendiri. Udah yuk turun.”
Akhirnya Nindy dan Nando pun turun dari mobil dan masuk ke taman itu.
“Wah… Bagus banget…” Nindy terpesona dengan suasana romantic yang ada di taman itu lampu, live music, bunga, meja makan, dan semua hiasan yang bernuansa serba putih sudah tertata rapi dan bagus.
“Tunggu… Tunggu ini kamu semua yang nyiapin ?”Tanya Nindy
“iya donk, kamu suka ?”Tanya Nando sambil memberikan senyuman manisnya
“Suka banget. Eh tapi tumben kamu nyiapin dinner kaya gini, hemmm… Pasti ada maunya ya ?Ayo ngaku ??”Tanya Nindy
“Eh… Gimana kalau kita duduk dulu.”Ajak Nando tanpa menjawab pertanyaan Nindy.
Nando pun mempersilahkan nindy untuk duduk di kursi makan itu dan memesankan beberapa menu makanan untuk dinner kali ini.
“Nando, ayo sekarang kamu jawab pertanyaan aku yang tadi.”Ujar Nindy
“Pertanyaan yang mana sih ?”Canda Nando
“Nando aku serius.”Ujar Nindy sedikit kesal
“Iya ya Nindy jangan cemberut gitu donk. Jelek tau”
“Ya udah makanya cepetan kamu jawab.”
“gimana ya cara ngmgnya..”Nando terlihat sedikit gugup “Gini Nindy jujur selama ini aku itu cinta sama kamu dan aku pengen kamu jadi pendamping hidup aku.”Ujar Nando mengutarakan perasaannya
“Nando kamu jangan bercanda deh. Ini gak lucu.”
“Iya ini emang gak lucu karena aku serius.”Ujar Nando meyakinkan Nindy
“Nando kamu lupa ya sama janji persahabatan yang kita buat 1 taun yang lalu. Kita kan udah janji gak boleh saling jatuh cinta dan gak boleh mengaharap hubungan yang lebih dari persahabatan kita ini.”Ujar Nindy emosi
“Aku masih inget, Ndy tapi aku gak bisa nahan perasaan ini aku beneran cinta sama kamu dan itu udah dari sejak lama.”
“Aku kecewa sama kamu. Sampai kapanpun aku gak akan pernah mau untuk jadi pasangan kamu.”Nindy lalu pergi meninggalkan Nando tanpa menghiraukan teriakan Nando yang memanggil namanya.
Seminggu setelah kejadian malam itu Nindy seakan menghindar dari Nando. Setiap kali Nando datang kerumahnya selalu saja pembantunya bilang kalau Nindy sedang tidak ada dirumah dan setiap kali Nando telfon ke HPnya juga tidak pernah diangkat. Nando makin heran dengan perubahan sikap Nindy apa dia sebegitu kecewanya sama sikap Nando malam itu sehingga dia memutuskan untuk tidak mau lagi menemui nando.
Hari ini Nando ingin sekali lagi mencoba datang kerumah Nindy siapa tau Nindy mau menemuinya tapi sebelum berkunjung ke rumah Nindy dia ingin membelikan Nindy makanan kesukaannya di café biasanya. Sesampainya di café itu Nando melihat Nindy sedang makan berdua dengan seorang pria yang Nando tidak pernah mengenalnya. Nando pun segera mengahmpiri Nindy untuk mencari tau siapa pria yang sedang bersama Nindy itu.
“Nindy…”Sapa Nando
“Nandooo…”Jawab Nindy setengah kaget
“Ini siapa, Ndy. Kok kamu gak pernah ngenalin dia ke aku ?”Tanya Nando penasaran
“Em… Maaf sebelumnya aku belum sempet ngenalin dia ke kamu. Ini Romi pacar aku.”Jawab Nindy
“Romi..”Romi langsung segera mengulurkan tangannya ke arah Nando tapi Nando sama sekali tidak mau menjabat tangan Romi.
“Nindy, kamu kok gak pernah cerita semua hal ini sama aku. Kamu udah gak nganggep aku sebagai sahabat kamu. ?Oh pantes akhir-akhir ini sifat kamu berubah jadi kamu lebih milih cowok baru ini dariapada aku sahabat kamu sejak dulu ?”Ujar Nando dengan nada tinggi.
“Nando aku minta maaf.”Ujar Nindy memelas.
“Aku kecewa sama kamu. Mulai saat ini kita bukan sahabat lagi.”Bentak Nando lalu pergi meninggalkan café itu.
Sebulan sudah cepat berlalu. Jujur perasaan kecewa Nando
terhadap sikap Nindy masih menyelimuti jiwanya hanya saja perasaan cintanya
terhadap Nindy jauh lebih besar daripada rasa kecewanya. Setiap hari Nando
masih selalu memikirkan Nindy meskipun dia tau bahwa pasti Nindy sudah bahagia dengan
pacarnya itu. Lagian Nando juga merasa tidak punya hak untuk marah sama Nindy
jika dia lebih memilih pria lain.
Hari ini tepat tanggal 13 maret. Tanggal dimana dia pertama kali bertemu dengan Nindy dan biasanya tepat ditanggal ini meraka selalu merayakannya sebagai hari persahabatan mereka. Malam ini Nando berencana membelikan Nindy boneka beruang yang besar sebagai kejutan dan untuk tanda permintaan maafnya ke Nindy.
Hampir semua toko boneka yang ada di mall sudah dimasukinya satu persatu tapi masih aja belum ada boneka beruang yang bagus menurutnya. Sampai akhirnya dia memasuki ke toko boneka yang terakhir dan di toko ini Nando mendapatkan boneka beruang yang besar dan bagus berwarna soft brown. Setelah keluar dari toko boneka tersebut Nando dikejutkan dengan sebuah pemandangan aneh. Dia melihat Romi bergandengan tangan dengan wanita lain dan mereka berdua tampak begitu mesra. Dengan emosi yang memuncak Nando segera mendatangi Romi dan memukul wajah Romi. Romi dan wanita itu terlihat sangat kaget.
“Dasar cowok kurang ajar. Berani Lo nyelingkuhin sahabat gue dengan cewek lain.”Ujar Nando dengan penuh emosi
“Sabar, Do gue bisa jelasin semuanya.”Ujar Romi dengan menahan rasa sakit dan wanita yang digandeng Romi hanya diam kebingungan.
“Jelasin apa ? Dasar lo cowok gak tau diri.” Nando hendak memukul wajah Romi lagi tapi tangan wanita selingkuhannya Romi menahan tangan Nando.
“ Cukup. Mending kamu dengerin dulu penjelasan dari tunangan aku sebelum kamu memukuli dia lagi.”Ujar wanita itu yang ternyata adalah tunangan Romi.
“Tunangan ?”Tanya Romi makin bingung.
“Iya Rom dia ini tunangan gue dan kalau soal Nindy, dia hanya pasien gue.”Ujar Romi.
“pasien ?Emang Nindy lagi sakit hah ?”Nando terlihat makin bingung atas semua ini hingga akhirnya romi menjelaskan kejadian yang sebenarnya.“Jadi Nindy adalah salah satu pasien gue. Dia mengidap penyakit kanker hati stadium lanjut sejak 1 tahunan yang lalu.Meskipun Nindy mengidap penyakit itu tapi Nindy gak pernah behenti berjuang untuk bisa hidup demi elo. Nindy selalu menceritakan semua hal mengenai elo ke gue. Dia selalu menyembunyikan kondisinya yang sebenarnya karena dia gak mau ngebuat elo sedih jika elo sampai tau semuanya. Nindy juga sebenarnya sudah tau dari lama kalau elo cinta sama dia begitu juga dengan dia tapi Nindy sadar bahwa dia tidak bisa selamanya ada disamping elo karena sisa umur yang di milikinya hanya sebentar. Itu alasannya kenapa Nindy membuat janji persahabatan diantara kalian dan berpura-pura mengenalkan gue sebagai pacarnya karena dia pengen elo berhenti mencintainya dan mencari wanita lain yang bisa ngedampingi elo lebih lama.”
Nando hanya bisa terdiam dan lemas mendengar cerita dari Romi. Perasaan sedih dan kecewa kini mulai menguasainya.
“Sahabat macam apa aku ini ?Aku bahkan gak pernah tau kondisi sahabat ku yang sebenarnya.”Ujar Nando penuh rasa sesal. “Sekarang gimana keadaan Nindy ?Dia masih baik-baik aja kan ?”Tanya Nando khawatir.
“Sekarang Nindy lagi dirawat dirumah sakit. Keadaanya makin memburuk. Dia sudah lemah. Rumah sakit sudah mengerahkan semua dokter ahli tapi pertumbuhan sel-sel kanker itu makin cepat.” Ujar Romi
Setelah mengetahui semua itu Nando langsung ke rumah sakit tempat Nindy di rawat. Langkah kaki Nando makin melemas ketika dia melihat kondisi sahabatnya yang sekarang sedang terbaring di atas kasur dengan kondisi pucat, lemas dan mengunakan alat bantu pernafasan.
“Nando kenapa nangis ?”Ujar Nindy lirih.
Nando yang tak sadar jika dirinya menagis segera menghapus air matanya “Em… hei… kamu kenapa sih gak pernah cerita tentang hal ini sama aku? Hah ?”Tanya Nando mencoba untuk tegar
“Aku gak mau kamu sedih.”Ujar Nindy masih dengan suara yang lirih dan lemas
“Kamu gak akan pernah ngebuat aku sedih. Seharusnya kamu bilang sama aku supaya kamu gak ngerasain semua ini sendiri. Aku cinta sama kamu, Nindy. apaun yang terjadi sama kamu aku akan selalu cinta.”ujar Nando sambil memegang erat tangan Nindy
“Enggak…Kamu gak boleh terus-terusan cinta sama aku. Kamu harus ingat janji persahabatan kita….”Nindy menghela nafas sejenak “Kamu harus janji setelah aku pergi kamu harus bisa tersenyum dan jangan pernah menangisi aku.” Lanjut Nindy
“Kamu gak boleh pergi sekarang. Kamu harus bisa bertahan lebih lama lagi. Aku udah bawain boneka beruang buat kamu untuk perayaan hari persahabatan kita.”Nando memberikan boneka beruang itu pada Nindy.
“Nando… Makasi karena kamu telah menjadi sahabat ku yang terbaik selama ini. Sekarang aku ingin tidur untuk melepas semua kenangan yang telah aku lalui bersama kamu.”Nindy lantas memeluk erat boneka itu dan memejamkan mata. Beberapa menit setelah itu tangan Nindy melemas dan melepas gengaman eratnya dari boneka beruang itu. Kini Nindy telah tiada, Nindy benar-benar telah meninggalkan Nando untuk selamanya tapi meskipun begitu cinta Nindy tetap terasa hidup di hati Nando meskipun Nando tau yang dicinta kini telah pergi meninggalkannya.
memang tidak semua cinta bisa bersatu ketika di dunia tapi mungkin ALLAH punya rencana lain untuk mempersatukan cinta mereka ditempat yang lebih indah daripada dunia.
Hari ini tepat tanggal 13 maret. Tanggal dimana dia pertama kali bertemu dengan Nindy dan biasanya tepat ditanggal ini meraka selalu merayakannya sebagai hari persahabatan mereka. Malam ini Nando berencana membelikan Nindy boneka beruang yang besar sebagai kejutan dan untuk tanda permintaan maafnya ke Nindy.
Hampir semua toko boneka yang ada di mall sudah dimasukinya satu persatu tapi masih aja belum ada boneka beruang yang bagus menurutnya. Sampai akhirnya dia memasuki ke toko boneka yang terakhir dan di toko ini Nando mendapatkan boneka beruang yang besar dan bagus berwarna soft brown. Setelah keluar dari toko boneka tersebut Nando dikejutkan dengan sebuah pemandangan aneh. Dia melihat Romi bergandengan tangan dengan wanita lain dan mereka berdua tampak begitu mesra. Dengan emosi yang memuncak Nando segera mendatangi Romi dan memukul wajah Romi. Romi dan wanita itu terlihat sangat kaget.
“Dasar cowok kurang ajar. Berani Lo nyelingkuhin sahabat gue dengan cewek lain.”Ujar Nando dengan penuh emosi
“Sabar, Do gue bisa jelasin semuanya.”Ujar Romi dengan menahan rasa sakit dan wanita yang digandeng Romi hanya diam kebingungan.
“Jelasin apa ? Dasar lo cowok gak tau diri.” Nando hendak memukul wajah Romi lagi tapi tangan wanita selingkuhannya Romi menahan tangan Nando.
“ Cukup. Mending kamu dengerin dulu penjelasan dari tunangan aku sebelum kamu memukuli dia lagi.”Ujar wanita itu yang ternyata adalah tunangan Romi.
“Tunangan ?”Tanya Romi makin bingung.
“Iya Rom dia ini tunangan gue dan kalau soal Nindy, dia hanya pasien gue.”Ujar Romi.
“pasien ?Emang Nindy lagi sakit hah ?”Nando terlihat makin bingung atas semua ini hingga akhirnya romi menjelaskan kejadian yang sebenarnya.“Jadi Nindy adalah salah satu pasien gue. Dia mengidap penyakit kanker hati stadium lanjut sejak 1 tahunan yang lalu.Meskipun Nindy mengidap penyakit itu tapi Nindy gak pernah behenti berjuang untuk bisa hidup demi elo. Nindy selalu menceritakan semua hal mengenai elo ke gue. Dia selalu menyembunyikan kondisinya yang sebenarnya karena dia gak mau ngebuat elo sedih jika elo sampai tau semuanya. Nindy juga sebenarnya sudah tau dari lama kalau elo cinta sama dia begitu juga dengan dia tapi Nindy sadar bahwa dia tidak bisa selamanya ada disamping elo karena sisa umur yang di milikinya hanya sebentar. Itu alasannya kenapa Nindy membuat janji persahabatan diantara kalian dan berpura-pura mengenalkan gue sebagai pacarnya karena dia pengen elo berhenti mencintainya dan mencari wanita lain yang bisa ngedampingi elo lebih lama.”
Nando hanya bisa terdiam dan lemas mendengar cerita dari Romi. Perasaan sedih dan kecewa kini mulai menguasainya.
“Sahabat macam apa aku ini ?Aku bahkan gak pernah tau kondisi sahabat ku yang sebenarnya.”Ujar Nando penuh rasa sesal. “Sekarang gimana keadaan Nindy ?Dia masih baik-baik aja kan ?”Tanya Nando khawatir.
“Sekarang Nindy lagi dirawat dirumah sakit. Keadaanya makin memburuk. Dia sudah lemah. Rumah sakit sudah mengerahkan semua dokter ahli tapi pertumbuhan sel-sel kanker itu makin cepat.” Ujar Romi
Setelah mengetahui semua itu Nando langsung ke rumah sakit tempat Nindy di rawat. Langkah kaki Nando makin melemas ketika dia melihat kondisi sahabatnya yang sekarang sedang terbaring di atas kasur dengan kondisi pucat, lemas dan mengunakan alat bantu pernafasan.
“Nando kenapa nangis ?”Ujar Nindy lirih.
Nando yang tak sadar jika dirinya menagis segera menghapus air matanya “Em… hei… kamu kenapa sih gak pernah cerita tentang hal ini sama aku? Hah ?”Tanya Nando mencoba untuk tegar
“Aku gak mau kamu sedih.”Ujar Nindy masih dengan suara yang lirih dan lemas
“Kamu gak akan pernah ngebuat aku sedih. Seharusnya kamu bilang sama aku supaya kamu gak ngerasain semua ini sendiri. Aku cinta sama kamu, Nindy. apaun yang terjadi sama kamu aku akan selalu cinta.”ujar Nando sambil memegang erat tangan Nindy
“Enggak…Kamu gak boleh terus-terusan cinta sama aku. Kamu harus ingat janji persahabatan kita….”Nindy menghela nafas sejenak “Kamu harus janji setelah aku pergi kamu harus bisa tersenyum dan jangan pernah menangisi aku.” Lanjut Nindy
“Kamu gak boleh pergi sekarang. Kamu harus bisa bertahan lebih lama lagi. Aku udah bawain boneka beruang buat kamu untuk perayaan hari persahabatan kita.”Nando memberikan boneka beruang itu pada Nindy.
“Nando… Makasi karena kamu telah menjadi sahabat ku yang terbaik selama ini. Sekarang aku ingin tidur untuk melepas semua kenangan yang telah aku lalui bersama kamu.”Nindy lantas memeluk erat boneka itu dan memejamkan mata. Beberapa menit setelah itu tangan Nindy melemas dan melepas gengaman eratnya dari boneka beruang itu. Kini Nindy telah tiada, Nindy benar-benar telah meninggalkan Nando untuk selamanya tapi meskipun begitu cinta Nindy tetap terasa hidup di hati Nando meskipun Nando tau yang dicinta kini telah pergi meninggalkannya.
memang tidak semua cinta bisa bersatu ketika di dunia tapi mungkin ALLAH punya rencana lain untuk mempersatukan cinta mereka ditempat yang lebih indah daripada dunia.