Welcome to winda's diary

Jangan lupa baca kisah seru winda disini dan jangan lupa tingglakan pesan dan senyuman anda :))

Senin, 17 September 2012

Oh My Hijab

Dari dulu sih aku gak punya pikiran yang aneh-aneh tentang orang yang pakek kerudung bahkan kala itu aku sudah punya fikiran untuk menggunakannya kelak. Pada saat itu aku sedang duduk di bangku kelas 9 SMP aku punya nasar atau janji jadi gini bunyinya "Aku janji bakalan pakai kerudung pas SMA tapi kalau aku masuk SMA negeri, kalau di SMA swasta ya enggak.". Nasar yang cukup konyol dan gilaa masak pakai kerudung aja pakeg di tentuin SMA negeri atau Swastanya. Dasar pikiran bocah SMP ya gini nih !! Dann saat pengumuman SMA pun tiba,,, Ternyata aku tidak masuk di SMA Negiri pilihan ku, sodara-sodara.Hancur sudah segala impian dan segala obsesi ku. Di situ awal dari keterpurukan ku rasanya aku sudah malas untuk bersekolah. Akhirnya mama ku mendaftarkan aku di SMA swasta yang sama dengan kakak ku. Aku pun pada saat itu tidak ikut mama daftar ulang karena ya itu tadi AKU MALAS !!!
Pada saat mama daftar ulang di calon sekolahanku itu mama menelfon ku. Seperti ini kutipan dari percakapan kita di telfon :
Mama                   : haloo winda
Aku                      : Apa  ma ???
Mama                   : Ini mama di tanya tentang seragam kamu. Kamu jadi gak pakai kerudung ?
Aku                      : Enggak !! (Jawab ku dengan nada kesal)
Mama                   : Yakin ? Ntar gak nyesel tah ?
Aku                      : Enggak enggak ma................


Akhirnya aku pun resmi tidak berkerudung waktu SMA. Sebenarnya sih aku sangat menyesal dengan keputusan ku kala itu. Bahkan aku sering sekali bilang ke mama kalau aku menyesal atas keputusanku dulu. Selama di sekolah memang aku tidak memakai kerudung tapi ketika di luar sekolah atau di kegiatan eskul sekolah aku mulai menggunakan hijab. sebenarnya aku juga ingin di sekolah menggunakan kerudung karena aku lebih merasa terjaga ketika aku menggunakannya tapi apa daya aku juga tau bahwa pasti untuk mengganti pakaian sekolah yang dulu menjadi pakaian berkerudung sangat lah membutuhkan biaya yang cukup mahal karena harus membeli ulang semua kain seragam dan belum lagi biaya jahitnya.
Aku begitu memahami keadaan ekonomi keluarga ku seperti apa. Ayah ku hanya seorang TNI yang waktu itu gajinya masih pas-pasan. Apalagi sekolah ku termasuk sekolah swasta terbagus di sidoarjo jadi tentunya biaya spp mahal belum lagi aku masuk kelas unggulan jadi makin membuat sppnya membengkak, belum lagi kakak ku yang juga kuliah di swasta.
Akhirnya aku memilih untuk tidak berhijab dulu ketika di sekolah dan selama di SMA aku mempunyai ide untuk menutup sebagian aurat ku jadi aku sengaja meminta mama buat beliin rok baru yang panjangya 7cman di bawah lutut dan kaos kaki panjang se lutut.
Gaya baru nih !! jadi kan bagian kaki ku tertutup semuaaa
HHehehhehe :D :D
Walaupun gak mudah berpakaian kaya bgituu banyak temen-temen yang mencemooh yang bilang "Kayak anak cupu lah" "Norak lah"
What ever deh !! aku tetap enjoy aja sama penampilan ku


Eng i eng akhirnya aku lulus juga dari SMA. Ini adalah saat yang aku tunggu. Pakai hijab secara kontinyu...

Alhamdulillah sekarang aku lebih rutin menggunakan hijab di luar rumah atau ketika di rumah meski pakainya pas nerima tamu aja.
hehheeehhe
Walaupun belum 100% tapi insyaallah aku akan terus berusaha menjadikannya ke arah mendekati sempurna
Insyaallah

Nih buat kalian wanita-wanita muslim yang belum berhijab yukkk sama-sama kita mulai berhijab karena dengan berhijab kita dapat menutup aurat kita, selain itu dengan menggunakan hijab kita lebih dikenal sebagai wanita muslim :))

Sebagai mana di dalam Al-Qur’an, Allah berfirman tentang jilbab hanya di satu tempat, yaitu surat Al-Ahzab ayat 59:

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59).

Jumat, 31 Agustus 2012

Desa Kresek, Madiun

Waktu itu aku lupa ya tepatnya tanggal berapa kalau gak salah sih tanggal 22 agustus 2012. Nah pas itu aku ada di madiun, mudik gitu ceritanya. Waktu itu aku, kakak ku, mama, dan ayah ku habis aja selesai shalat shubuh, Niatnya sih mau nglanjutin tidur lagi tapi tiba-tiba ayahku ngajakin jalan-jalan ke ndungus dan desa kresek. bagi yang gak taug ndungus dan desa kresek itu apa aku beritau deh ndungus itu nama desa di madiun tempatnya pegunungan kayak di malang gitu. Nah kalau desa kreseknya itu sendiri adalah tempat dimana disana terdapat monumen keganasan PKI. Awalnya sih aku juga belum pernah kesana sama sekali cuman ayah sama mama ku bilangnya kayak gitu. Ok akhirnya aku pun menyetujui ide dadakan itu. Aku langsung ganti baju tanpa mandi.Hehehehe. Maklum kalau pakai mandi ntar kelamaan dan keburu siang.
Jam 6.00 aku sekeluarga langsung cap cus meluncur ke ndungus dan ke desa kresek, menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk sampai disana. Di sepanjang jalan aku merasakan hawa dingin yang sama persis ketika aku sedang berada di malang. Pemandangan disini juga masih alami banyak lereng-lereng sawah yang membentang hijau dan gubuk-gubuk kecil di tengahnya semakin membuat keasrian tempat ini. Jalannya juga berliku-liku. Pokoknya tempatnya istimewa.
Akhirnya setelah melewati desa ndungus, aku pun sampai di depan monumen keganasan PKI di desa Kresek.
Ini narsis yang peratama 

Setelah itu aku pun memasuki arena monumen keganasan PKI dan gak lupa aku juga mntak foto bareng hlo sama patung" yang disana.



ini patung yang melambangkan anak indonesia yangt lagi baca puisi

Ini tulisan yang isinya di sahkannya monumen ini.


Kayak gini nih jahatnya PKI yang ngebunuh orang-orang yang tidak berasalah.


Ini dia patung yang mengambarkan mayat-mayat warga yang telah di bunuh para PKI


Ngomong-ngomong soal kejahatan PKI. Mama ku punya cerita nih. Jadi dulu waktu mama ku di SMA, mama ku pernah di ceritain sama kepala sekolahnya kalau kepala sekolahnya mama ku sempat jadi tawanan PKI. Jadi gini PKI itu membunuh orang-orang yang pinter dan rata" mereka adalah para sarjana  termasuk kepala sekolahnya mama ku. Beliau di culik dan di sembunyikan di tumpukan pari bersama dengan tawanan-tawanan lainnya. Tetapi alhamdulillah nasib baik berpihak pada kepala sekolahnya mama ku itu, Jadi waktu itu dia sempat di tolong oleh warga sekitar. Beliau selalu di beri makan secara diam-diam dan sanpai akhirnya beliau bisa kabur, tetapi nasib tragis harus di terima oleh tawanan-tawanan lain yang belum sempat menyelamatkan diri mereka.Hingga akhirnya mereka mati mengenaskan di tangan para PKI itu.


Dan ini adalah nama-nama korban kejahatan PKI.



Nah itu tadi adalah sekelumit cerita tentang perjalanan ku berlibur dadakan di tempat bersejarah. Semoga next time aku dan keluarga bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah lainnya ;)

 

Selasa, 07 Agustus 2012

03 Januari 1995

Ada apa dengan 03 Januari 1995 ?? 03 Januari 1995 adalah tanggal yang bersejarah dalam hidup ku. Kenapa ??? karena pada tanggal itu aku telah terlahir di dunia ini sebagai anak kedua dari orang tua ku. Yuhuuu Pada tanggal itu pula banyak kisah yang tak tertuliskan tapi cukup kuat untuk selalu di ingat oleh mama ku.
Mama pernah menceritakan padaku kronologi pengeorbanan melahirkan ku yang cukup gokil dan cukup mengahrukan pula.
Yukk cus kita simak ceritanya !!!!


Sehari sebelumnya ( 2 Januari 1995 )
Malam hari itu menjadi malam yang seolah mencekam bagi mama ku. Mama ku merasakan kesakitan pada perutnya. Mungkin ini tanda-tanda aku akan di lahirkan ke dunia ini tapi mama ku mencoba menahan rasa sakit ini sampai besuk pagi. Mama mencoba  untuk meredam rasa sakit di perutnya dengan tiduran di kasur. Mama berharap bisa tidur terlelap malam ini dan keesokan harinya bisa ke bidan untuk mengeluarkan ku dari perutnya itu, tapi yang namanya godaan pasti bisa muncul kapan saja  ???Yah kali ini godaan mucul dari kakak ku. Kakak ku yang memiliki nama Lisa Dyah Ayu Regiana ini lahir 2 tahun sebelum aku dilahirkan, bocah tengil berumur 2 tahun itu sungguh menyebalkan. Yah... Bagaimana dia tidak meyebalkan kalau ternyata calon kakak ku ketika itu memiliki berbagai sifat aneh, misalnya dia suka banget beli jajan tapi di gak mau kalau cuman beli 1bungkus dia maunya harus 1 pack, masih untung kalau itu jajan di makan ternyata tidak jajan-jajan yang sudah di belikan ortu ku buat dia ternyata habis di bagikan percuma ke semua teman-temanya. Kalau sekali-kali berbagi sih gak papa tapi kalau tiap hari begini caranya bisa bangkrut ortu ku, sifat aneh berikutnya adalah kakak ku suka banget jalan-jalan keluar rumah pas jam 2 malem. Nah hlo ngeri kan ??? Nah sifat ini nih yang muncul ketika dini haru itu calon kakaku ngerek-rengek ke mama ku buat dianterin jalan-jalan. Double whatt... Gak ngerti orang lagi sakit apa ya nih bocah ????Jelas aja mama ku tegas mengatakan "Double Nooo" dan akhirnya meledaklah suara tangisan bocah tengil itu hingga membuat calon nenek ku ketika itu menuruti ke inginannya
Huh.... akhirnya satu masalah teratasi :))


Hari Hnya (3 Januari 1995)
Pagi itu rasa sakit di perut mama sudah menghilang dan mama ku memutuskan untuk sarapan sebelum berangkat ke bidan. Tapi ketika mama ku hendak mengambil makanan tiba-tiba rasa sakit itu muncul lagi dan rasa sakit itu sudah tidak bisa tertahankan lagi. Akhirnya mama ku pergi lah ke bidan dengan menggunakan becak. Mamam ku yang ketika itu di antar oleh tetangga yang masih ada hubungan saudara jauh dengan keluarga ku terus merasakan kesakitan yang amat luar biasa tapi untung mama ku bukan orang yang lebay jadi dia gak pakeg tuh yang namanya jeritan super alay kayak misalnya "Aduhh aw aw... cepetan donk gak tahan...". Mama ku cukup beristighfar aja nyebut nama ALLAH sampai akhirnya mama ku ngerasa aku udah pengen keluar aja. Mama ku terus berdo'a dalam hati supaya aku gak di lahirin di becak pasti mama ku bakal malu banget kalau aku sampeg lahir di becak apalagi pas itu jam-jamnya anak sekolah berangkat ke sekolah. Gak ngebayangin gimana jadinya pasti tuh jalanan bakalan mancet karena anak-anak sekolah dan para pengemudi di jalanan pada ngerubunin seorang ibu-ibu yang nglahirin bayi di becak dan pasti mereka pada bilang " Kasian ya tuh bayi pasti ntar dia malu kalau di tanyaiin tempat lahirnya. Becak men..."
ok setelah  beberapa menit kemudian akhirnya sampai juga nih becak di bidan. Mama ku langsung memasuki ruangan bersalin, tentu saja dengan di dampingi tetangga nenek ku itu.
"tunggu sebentar ya, bu. Saya siapkan peralatannya dulu"
Setelah tak lama menunggu akhirnya bidan itu mulai mengarahkan mama ku
"Ambil nafas bu" "Tekan, bu"

"Owek... Owek..."
Alhamdulillah akhirnya leluar juga nih jabang bayi
Huft....

"Selamat ya bu anaknya perempuan. Ibunya pinter nih melahirkannya gampang" Ucap bidan itu sambil memperlihatkan wujudku ke mama ku dan yang pertama kali organ tubuh yang di lihat sama mama ku adalah Jari tangan dan Jari kaki
"Alhamdulillah lengkap" gumam mama ku dalam hati
Kata mama ku dulu waktu di lahirin bayi ku tuh mirip kaya miken tyson petinju hedab di dunia itu ???Gede dan item
Sadis men......
Mama ku begitu bangga melahirkan aku tapi di samping itu mama sedih karena setiap melahirkan anak-anaknya  tiada sosok seorang suami disampingnya. Nah hlo suaminya kemana ? ilang ? bukan.... Jadi waktu itu ayahku lagi dinas di surabaya jadi dapet ijin pulangnya beberapa hari setelah aku di lahirkan, begitu juga dengan kakak ku ketika kakak ku di lahirkan ayah ku sedang berlayar. Maklum resiko seorang TNI-AL :))


Tapi setelah aku tumbuh besar dan menjadi seorang anak-anak yang masi unyu-unyu aku bukanlah seorang mike tyson. Justru kebalikanya aku tumbuh dengan badan yang kurus, rambut sedikit dan tentunya aku tidak berkulit hitam:))

You'll Never Walk Alone


when you walk through a strom
hold your ead up high
and don’t be afraid of the dark
and the end of the strom
is golden sky
and the sweet silver song of a lark

walk on through the rain
walk on through the win
though your dream be tossed
and blown....

walk on walk on....
with hope in your heart
and you’ll never walk alone....

you’ll never walk alone