Welcome to winda's diary

Jangan lupa baca kisah seru winda disini dan jangan lupa tingglakan pesan dan senyuman anda :))

Minggu, 30 Juni 2013

Jodoh pasti bertemu



Hadir menjadi orang ketiga dari sebuah hubungan cinta seseorang itu emang gak enak. Mungkin kita akan merasa jika orang yang kita cintai juga mencintai kita tapi apa iya seutuhnya seperti itu ?Mungkin tidak...

“Rend, Sampai kapan ya hubungan kita kayak gini ?”Tanyaku pada Rendi
“Kayak gini gimana sih maksutnya ?Bukannya dulu kamu yang setuju buat jadi….”Belum selesai Rendi berbicara aku seakan sudah tau apa yang akan dia katakan “Selingkuhan ?”
“Ros, aku itu sayang sama kamu. Kamu percaya deh sama aku.”Ucap Rendi meyakinkanku
“Aku sih pengennya percaya tapi hati aku yang semakin gak yakin. Kalau kamu emang beneran sayang sama aku ya kamu tinggalin Ana dong buat aku.”Pintaku
“Gak bisa gitu donk Ros. Ana itu yang duluan jadi pacar aku jadi gak mungkin aku mutusin dia.”
“yaudah kalau gitu biarin aku aja yang mundur dari hubungan ini.”Ujarku pasrah
“Enggak… Aku gak mau kamu ninggalin aku. Aku sayang sama kamu Rosa aku mohon kamu tetap disini sama aku.” Aku selalu luluh setiap kali aku melihat Rendi memohon sama aku. Aku jadi selalu gak tega buat ninggalin dia.


Semakin hari aku merasa semakin tersiksa dengan hubungan ini. Yang namanya menjadi orang ketiga itu ya kita gak pernah jadi yang utama di hati pasangan kita, Kita gak pernah jadi orang pertama yang dia kangenin, kita gak pernah jadi orang yang bener-bener bisa dia sayangin, dan keberadaan kita selalu tersembunyi. Dia emang ada tapi kerasa gak nyata di hati kita.


Hari ini aku bertekad untuk menceritakan hubungan ku sama Rendi yang selama ini pada Ana. Aku tau ini akan menyakitkan buat dia tapi dengan begini mungkin Rendi bisa milih antara aku atau Ana.
“Jadi selama ini kamu  jadi selingkuhannya Rendi.”Ana terlihat kaget mendengar cerita dari aku
“maafin aku ya ana”Pinta ku dengan perasaan menyesal.
Ana pun segera menelpon Rendi untuk minta penjelasan dan meminta ketegasan padanya. Ana gak akan memaksa Rendi untuk tetap bersamanya jika memang Rendi ingin pergi.
“Sekarang dihadapan mu udah ada 2 wanita yang kamu cintai dan juga kamu sakitin Ren. Sekarang kamu harus milih salah satu diantara kita. Aku gak akan maksa kamu untuk tetep milih aku. Semua keputusan ada di kamu.” UJar Ana pasrah. Aku hanya bisa tertunduk dan merasa bersalah karena semua ini. Aku dan Ana sama-sama wanita jadi aku tau seperti apa perasaan Ana saat ini.
“Aku…..” “ Akuuu..”Rendi tampak bingung berulang kali dia menelan ludah dan menghentikan omongannya. Rendi kemudian menggenggam tanganku erat dan menatap mataku dalam. Aku rasa
Rendi akan memilih ku.
“Rosa kamu tau kan aku sangat sayang sama kamu ?”Ujar Rendi padakau dan aku pun hanya bisa membalasnya dengan senyum. Hatiku merasa tersentuh dengan ucapannya aku semakin yakin bahwa aku lah yang dipilih oleh Rendi. “Tapi… maaf aku gak bisa ninggalin Ana untuk kamu karena aku gak pernah bisa untuk jauh dari Ana.”Lanjutnya. Hatiku yang tadinya seperti menari-nari diatas awan kini seakan terhempas badai dan hancur terjatuh setelah mendengar ucapan Rendi. Butiran air mata pun tak sanggup ku sembunyikan hingga jatuh menetes begitu saja. Aku gak boleh nyerah aku harus berusaha untuk membangun sebuah garis senyum di bibir karena aku tau mungkin ini semua yang terbaik.
 Aku percaya Tuhan telah memiliki rencana terindah untukku. Mungkin saat ini aku memang tidak ditakdirkan untuk bersamanya tapi aku yakin jika memang Tuhan menggariskan jalan ku bersamanya maka aku akan bersamanya suatu saat nanti dan aku akan menjadi satu-satunya orang yang ada dihati bukan lagi menjadi orang yang kedua. Aku harus ikhlas untuk melepaskan Rendi untuk saat ini karena jika aku dan dia berjdodoh kita pasti akan bertemu lagi.


Sabtu, 29 Juni 2013

Status Facebook

"Kita tidak akan pernah benar" lupa pada seseorang yg pernah hadir dalam hidup kita dulu kecuali kita gagar otak ataupun telah tiada juga :)" 


"Lupa itu emang penyakit biasa tapi bisa fatal akibatnya"


"Masak dan nulis itu sama. Sama" bs dbuat berexperimen dan perasaan juga ikut ambil andil dalam hal ini. Kalau perasaan kita baik pasti hasilnya juga baik kalau persaan kita kacau ya amburadul jdnya"
 
 "Kalau gak jujur, Hancur"Kata mama

Kamis, 27 Juni 2013

Terjebak cinta dunia maya


Kadang cinta memang terasa buta kala cinta itu telah membabi buta. Bahkan kita gak pernah mikir salah atau tidaknya cinta yang saat ini sedang kita alami.
“Ciee yang sekarang hobinya Online terus nih…” Canda ku pada kakak ku.
“Apaan sih ? Kepo banget. Udah-udah sana minggir”Usir kak Rio.
“Maaaa… kak Rio nih jahat mentang-mentang udah punya gebetan baru tapi gebetannya cuman ada di laptop doank.”Sindir ku.
Semenjak Kak Rio kenalan sama cewek yang namanya Tiara lewat facebook dia jadi hobi banget online padahal dulu gak gitu. Tiap pulang kuliah yang pasti di samperin duluan ya laptopnya, habis selesai mandi bukak laptop, bahkan sampek kadang di meja makan pun juga bawa laptop.
“Aduh… dia kok gak online ya ?”Gerutu kak Rio sambil memandangi daftar nama pengguna facebook yang online.
 “Jangan-jangan dia lagi malam mingguan lagi sama pacarnya kan malam ini malam minggu, Kak.”Jawabku asal.
“Dia itu gak punya pacar. Dia sendiri yang bilang kalau dia jomblo.”Ujar kak Rio
“kan Cuman  katanya dia. Kak Rio mana tau kalau dia bohong ?Lagian ngapain sih kak Rio sampek suka sama tuh cewek lagian kak Rio aja belum pernah ketemu sama dia secara langsung.”
“Terserah deh kamu mau ngomong apa. Kamu itu gak tau dia seperti apa.”Kak Rio langsung masuk ke kamarnya dan menutup pintu kamarnya dengan keras.
“Kayak yang paling tau aja deh padahal dia sendiri gak pernah ketemu sama tuh cewek.”Timpal ku lirih.
Kadang aku heran dengan pepatah yang mengatakan cinta datangnya dari mata turun ke hati tapi gak semua  cinta seperti itu buktinya aja kak Rio jatuh cinta dari facebook turun ke hati. Aku bener-bener kasian sama Kak Rio kalau terus-terusan begini. Mau di bawa kemana hubungan mereka kalau mereka aja gak pernah ketemu ?Mereka gak pernah tau tentang keluarga mereka satu sama lain ?Bahkan Kak Rio juga gak tau kan seperti apa sifat asli si cewek itu atau apa aja yang sedang di lakuin cewek itu sekarang. Mereka cuman bisa berbagi di dunia maya tanpa tau seperti apa aslinya.


Aku mengetuk pintu kamar kak Rio dan mengajaknya untuk makan malam “Kak Rio makan malam dulu yuk. Dari tadi pagi kak Rio belum makan kan ?”
“Aku gak laper.”Jawabnya dari dalam kamar
“Tapi nanti kakak sakit kalau kakak gak makan. Makan dulu yuk”Paksa ku.
“Haduh dek aku beneran gak laper. Udah deh kamu makan aja dulu sana.”Sentaknya


Setelah makan malam usai. Aku langsung masuk ke kamar ku dan tak lama kemudian kak Rio pun menyusul masuk ke kamar ku dengan muka lusuhnya.
“Kakak kenapa ?”Tanya ku heran
“Emang kalau cinta sama seseorang yang hanya kenal lewat dunia maya itu salah ya ?”Tanya kak Rio.
Kayaknya kak Rio lagi patah hati nih.
“Kok kakak tiba-tiba nanyak gitu ?Bukannya selama ini kakak gak pernah peduli dengan hal itu ya ?”Aku pun balik bertanya pada Kak Rio
“Diaaa… diaaa ternyata udah punya pacar. Dia bilang hubungan kita itu gak pernah jelas.”Ucap kak Rio dengan nada rendah. Mungkin hati kak Rio emang bener-bener lagi patah deh.
“Sabar ya kak…. Kan dariawal aku udah pernah bilang sama kakak kalau hubungan kakak itu emang gak jelas.”
“Tapi.. aku udah terlanjur sayang sama Tiara tapi kenapa dia malah tega ninggalin aku dan bilang kalau hubungan kita itu gak pernah punya masa depan dan gak pernah jadi nyata.”Ucap Kak Rio kesal.
“Yaudah kak relain aja berarti emang dia bukan yang terbaik buat kakak.”
“Gak semudah itu dek. Rasanya itu sakit.”
“Iya itu karena kak Rio baru aja patah hati nanti lama-lama juga udah ilang kok rasa sakitnya. Lagian dari kejadian ini kak Rio itu juga bisa ambil hikmahnya kalau semua yang ada di dunia maya itu belum tentu sama aslinya kayak yang ada di dunia nyata. Mending mulai sekarang kak Rio mulai peka deh sama lingkungan sekitar dan kakak mulai buka hati kakak untuk nemuin cinta yang bener-bener real di lingkungan sekitar kakak.”Ujar ku menasehati kak Rio

Kita emang gak pernah benar-benar tau apa yang sedang terjadi di luar sana ketika kita mulai menaruh kepercayaan atau cinta kepada orang yang sama sekali belum pernah kita ketahui wujud aslinya, So pikirkan berulang kali ketika kalian ingin menjalin suatu hubungan dengan seseorang yang adanya hanya di dunia maya. 

Senin, 24 Juni 2013

Pengalaman bikin choco ball

Awalnya sih aku mikir membuat kue apa ya yang enak dan mudah ? Hingga akhirnya aku menemukan pencerahan untuk membuat kue "CHOCO BALL".  Kue ini pas banget buat lebaran dan kalau yang punya anak kecil karena banyak dari mereka suka yang manis-manis dan coklat. Aku juga buka pemesanan loh... :D

Jumat, 21 Juni 2013

Kupilih Setia

Kupilih Setia


Ketika satu hati telah diisi dengan satu cinta. Apa mungkin bisa datang cinta yg lain ?

Punya pacar yang jabatannya lebih tinggi dari kita pasti juga punya resiko kesibukan yang jauh lebih padat dari kesibukan kita juga. Sama halnya kayak hubungan ku dan Rio, pacar ku. Kita memang satu kantor tapi kesibukannya sebagai manager di kantor membuat dia jarang punya waktu luang untuk ku. Bahakan untuk sekedar makan siang bersama saja tidak bisa.
“uhm…. Sok sibuk banget sih dia.” Ujar ku kesal
“kenapa ? ditolak lagi ajakan makan siangnya ?”Tanya Aryo, teman  sekantorku.
“Iya..”jawab ku lemas
“Yaudah lah gak usah terlalu dipikirin mungkin emang dia lagi sibuk. Mending ikut aku makan di kantin, yuk”Ajak Aryo


Lagi lagi aku harus menghabiskan makan siang bersama Aryo. Aryo orang yang baik dia selalu ada buat aku. Dia juga yang selalu dengerin keluhan ku. Cobak aja Rio bisa seperti itu.

“Emang segitu beratnya ya tugas seorang manager ? sampek-sampek Rio gak ada waktu buat aku.” Aku mulai membuka pembicaraan
“Mungkin. Soalnya aku juga belum pernah sih ngerasain jadi manager.” Jawab Aryo setengah bercanda.
“hehehe…Iya juga sih”Ujar ku sambil tertawa tipis
“Nah… Gitu donk ketawa keliatan cantik daripada muka di tekuk terus kayak baju yang gak pernah di seterika aja.”
Aku pun larut dalam candaan yang di lontarkan oleh Aryo dan hal itu yang juga membuat aku nyaman temenan sama Aryo. Dia selalu bisa ngasih aku 1000 alasan untuk tertawa saat Rio ngasih 1 alasan aku untuk kecewa.

Hari ini ada jadwal film bioskop yang bagus dan baru aja premier. Rencananya malam nanti aku dan Rio mau nonton makanya aku udah bookingin tiket duluan biar gak kehabisan duluan.


“Rioo…” Aku memanggil Rio yang tadinya mau masuk ke dalam lift.
“Shasa, ada apa ?”Tanya dia
“Aku cuman mau ngasih tiket nonton ini ke kamu. Nanti malam kita jadi kan nonton ?”
“Oh ya.. Aku lupa bilang ke kamu. Shasa sayang maaf ya nanti malam aku gak bisa karena masih ada pekerjaan yang mesti aku beresin.”Ujar Rio
“Tapi kan kamu udah janji sama aku. Emang gak bisa ya pekerjaannya di kerjain besuk ? Pokoknya malam ini kita harus nonton.”Paksaku
“Gak bisa, Sha. Kamu tolong ngertiin aku ya pekerjaan ku itu banyak dan aku harus tanggung jawab atas pekerjaanku.”
“Kamu minta aku ngertiin kamu terus tapi kamu gak pernah ngertiin aku.” Sentak ku. Aku langsung masuk ke lift sebelah dan tak menghiraukan Rio yang memanggil-manggil namaku.


“Sebeeeeeelllll….”Teriak ku sambil meremas-remas tiket nonton itu dan nyaris saja aku membuangnya tapi Aryo mencegahnya
“Tunggu…tunggu…Aduh ini tiket sayang banget kalau dibuang.”
“Biarin aja. Percuma aku beli tiket tapi dianya malah batalin janjinya.” Ujarku jengkel sampai hampir menangis.
“Iya tapi kan itu bukan salah tiketnya. Kasian kan kalau itu dibuang percuma.”Ujar Aryo menenangkan ku.
“Terus kalau gak di buang emang siapa yang mau nonton ? Aku sendiri gitu ?Ya gak mau lah.”
“Kamu lupa ya kalau kamu masih punya temen?”
“Siapa ?kamu ?”Tanya ku ragu.
Aryo lalu menganggukan kepalanya.

Oke malam ini rencana nonton bareng Rio emang batal tapi masih ada Aryo yang bersedia nemenin aku nonton malam ini. Bener-bener malam yang seru, itu sih kesanku selama jalan bareng Aryo. Sifatnya yang lucu bisa membuat aku ketawa setiap saat dan bikin aku gak galau lagi.


Semakin hari aku semakin dekat dengan Aryo. Setiap Rio gak ada buat aku, Aryo lah yang selalu datang untuk mengisi kekosongan itu. Kadang aku juga bingung sebenernya siapa sih pacarku ?. Sampai suatu hari Rio menyadari bahwa ada yang gak biasa dengan hubungan ku dengan Aryo. Yah…. Rio mulai sadar kalau aku terlalu dekat dengan Aryo dan dia sangat mencurigai itu.


“Sebenernya kamu ada hubungan apa sih sama Aryo ?”Tanya Rio curiga
“Cuman temen” Jawab ku santai
“Temen tapi sampai sering makan dan jalan bareng ?”Tanya nya lagi masih curiga
“Ya kan salah kamu sendiri gak pernah bisa kalau aku ajakin makan atau jalan bareng jadi ya aku jalan sama temen aku lah dan temen deket aku di kantor ya cuman Aryo.”
“Oke mungkin kamu emang cuman nganggep Aryo temen tapi gimana sama Aryo ?Gak mungkin kalau dia juga cuman nganggep kamu sebagai temennya pasti ada perasaan yang lebih.”
“Kamu itu curigaan banget sih. Males tau gak ngomong sama kamu.”Ujar ku


Aku tau mulai dari saat itu Rio jadi semakin sering mengawasi gerak-gerikku termasuk Aryo juga.
“Shasa…. Tunggu.” Tiba-tiba Aryo menghentikan langkahku yang hendak menuju ke parkiran mobil.
“Aryo… ada apa ?”Tanya ku heran
“Aku mau bilang kalau aku suka sama kamu.”Ujar Aryo
“Ternyata benar dugaan ku selama ini…”Tiba-tiba terdengar suara Rio dari arah belakang kami
“Riooo…”Ucapku kaget
“Dasar cowok gak tau diri ya kamu. Berani-beraninya kamu bilang suka sama cewek yang udah punya pacar. Mulai besuk kamu akan saya pecat.” Ujar Rio pada Aryo penuh emosi
“Rio… kamu itu apa-apa sih ?Gak usah campurin urusan pribadi sama kantor deh.”Ujar ku penuh emosi.
“Tapi ini semua gak bisa dibiarin. Kalau kamu sama dia tetep sekantor bisa-bisa kalian malah pacaran di belakang aku.”Sentak Rio kepadaku
“Udahlah Sha gapapa kalau aku dipecat yang penting aku udah jujur sama perasaanku sendiri.”Ujar Aryo padaku
“Enggak…. Kamu gak boleh keluar dari kantor ini” Ujar ku pada Aryo “Rio… Aku yang akan mengundurkan diri dari kantor tapi aku mohon jangan pecat Aryo. Dia gak salah. Seharusnya kamu itu sadar kenapa bisa sampek orang lain suka sama aku itu karena kamu membiarkan diri kamu terlalu sibuk sama kerjaan kamu dan gak ada waktu buat aku.” Ujar ku pada Rio dan Rio hanya bisa menunduk karena rasa bersalahnya.
Aku pun langsung menggenggam tangan Aryo dan meminta maaf padanya “Maaf ya, Yo. Ini semua mungkin emang salah aku. Mungkin kamu jadi suka sama aku karena kita terlalu dekat tapi ada satu hal yang mesti kamu tau aku gak mungkin bisa ngebales perasaan kamu karena sebentar lagi aku udah bakalan resmi dimiliki sama Rio. Sekali lagi maaf.” Air mata ku yang sedari tadi tertahan akhirnya pecah dan jatuh juga. Aku bisa merasakan apa yang saat ini Aryo rasakan. Mungkin memang saat ini aku juga sedang membohongi hati ku sendiri bahwa sebenarnya aku juga merasakan rasa suka seperti yang dirasakan Aryo tapi aku tidak mau menyakiti hati Rio, orang yang selama ini telah menjadi kekasih ku dan kupilih setia sebagai jalanku. 

Kamis, 20 Juni 2013

Pilihan dan Penyesalan

Setiap orang pasti pernah ditemukan pada sebuah pilihan. Begitu juga dengan aku dan tidak sedikit dari mereka yang menyesal atas pilihan mereka. kenapa sih penyesalan selalu datang diakhir ???? Karena jika adanya diawal maka penyesalan itu tidak akan ada.
Hidup itu kan seperti kita berjalan pada suatu jalan dan disitu kita akan dipertemukan pada sebuah persimpangan. Apakah kita mau lurus, belok, atau putar balik ?Itu semua kita yang menentukan. So pilihlah pilihan yang tepat untukmu :)

Bila dijodohkan

Cinta memang tidak datang karena paksaan tapi cinta datang karena terbiasa.

Hari ini aku sebel banget karena Mama ku  tiba-tiba aja mau ngenalin aku ke anak temennya waktu SMA dulu.
“Mama apa-apain sih main jodoh-jodohin aja. Emang aku gak bisa nyarik pacar sendiri apa ?” Ujar ku kesal
“Loh…. Siapa yang mau jodohin kamu ? Mama kan cuman mau ngenalin aja siapa tau kalian cocok.” Jawab Mama santai.
“Tapi… Ma itu sama aja. Pokoknya aku gak mau ah.” Aku pun langsung pergi ke kamarku.

Malam hariny  teman mama dan anaknya itu datang ke rumah. Mama memaksa ku keluar dari kamar dan menemui mereka.
“Malam Tante…”Sapa ku seramah mungkin
“Malam…”Jawab tante itu dengan sangat ramah “Cantik sekali mirip sama fotonya.”Imbuhnya.
“hah ?Foto ?”Ujarku kaget jadi selama ini mama udah ngasih foto ku ke tante ini.
“Oh ya terus anak kamu mana, jeng Rina?”Tanya mama pada temannya itu.
“Masih di luar. Sebentar ya aku suruh masuk dulu.” Tak lama kemudian tante Rina masuk kembali ke dalam rumah dengan mengandeng seorang cowok tampan dan bertubuh atletis.
“Hai…”Sapa cowok itu padaku
“Hai juga…”Jawab ku canggung. Kenapa aku tiba-tiba jadi salting gini ya ?gumamku dalam hati.
“Nah… ini anak tante namanya Joe.”Ujar tente Rina
“Em… Aku, Bila” Ujarku memperkenalkan namaku sendiri.


Setelah kejadian malam itu aku dan Joe semakin dekat. Dia sering nganter dan jemput aku kuliah. Kita juga sering keluar malam meski hanya untuk sekedar dinner aja. Aku gak pernah nyangka kalau Joe ternyata anaknya asyik juga. Dia lucu, ramah dan pintar hal itu yang membuat aku semakin nyaman di dekatnya.

“Bila, aku mau ngomong sesuatu sama kamu.” Ujar Joe dengan raut muka serius
“Ngomong apa ?”Tanya ku penaasaran
“Bila… Aku suka sama kamu. Kamu mau gak jadi pacar ku ?”Ujar dia to the poin
“Pacar ?”Aku kaget mendengar pernyataan dia. Jujur hal ini yang paling aku takutin selama ini. Aku selalu takut kalau kedekatan ku dengan Joe membuat dia jatuh cinta sama aku. “Joe aku belum bisa jawab sekarang. Aku butuh waktu buat berfikir.”Imbuhku.
“Gak papa kok, Bil. Aku bakalan nunggu sampai kamu siap ngasih jawaban ke aku.”
Keesokan paginya aku pergi untuk menemui sahabatku, si Fely. Aku menceritakan semuanya pada fely dan meminta saran dari dia.
“Gimana donk, fel ?Aku bingung. Aku ngerasa aku juga suka sama dia tapi kan dari awal aku gak suka dengan yang namanya perjodohan.”
“Emang apa salahnya cobak kalau jatuh cinta karena suatu perjdodohan ?Kan gak ada salahnya. Lagian bukannya Joe itu orang yang baik.” Ujar Fely menasehatiku
“Iya sih, Fel dia emang baik tapi dari awal aku udah berprinsip kalau aku gak mau di jodohin karena perjodohan itu identik dengan pemaksaan tapi kenapa malah sekarang aku juga suka sama dia ? Masak iya aku harus kalah sama prinsip yang aku buat sendiri. Gengsi donk.”
“Kalau udah cinta gak perlu pakek gengsi. Prinsip itu emang kita yang ngebuat tapi kalau ternyata jalannya cinta berbeda sama prinsip kita, apa iya kita bakalan sendiri dan pertahanin prinsip kita ?”Ujar fely panjang lebar “Gak semua perjodohan itu buruk kok. Tuh buktinya mama kamu emang ngejodohin kamu awalnya tapi kan mama kamu gak maksa. Mama kamu cuman berusaha buat ngenalin dan akhirnya kalian cinta karna kalian udah terbiasa bersama bukan karena paksaan.”Imbuh Fely
“Iya sih, Fel. Kamu bener di hubungan ini emang gak ada yang maksa semua berjalan apa adanya tapi emang gak terlalu cepet juga ya kan aku sama dia baru kenal 1 minggu ?”Tanya ku
“Kalau emang udah cinta ngapain nunggu lama. Soal pendekatan untuk kenal lebih dalam satu sama lain kan juga bisa berjalan dengan seiringnya waktu. Yang penting sekarang kamu dengerin kata hati kamu aja deh karena cuman hati yang bisa bilang jujur,”
“Iya kamu bener, Fel dan mungkin aja dia emang jodoh aku selama ini… Ya udah makasi ya atas sarannya. Aku mau pergi dulu.”


Aku langsung pergi menemui Joe di kantor untuk bilang kalau aku mau jadi pacarnya dan aku siap jika aku juga menjadi jodohnya
J