Oleh : Winda Ayuning Tyas
9 tahun berpacaran tentunya bukan waktu yang singkat
untuk sepasang kekasih. Suka, duka udah pasti sering di rasakan bersama dan
pastinya kita juga udah saling mengenal sifat dari pasangan kita donk. Dila, wanita yang anggun, pengertian, dan
suka sekali mengoleksi lukisan ini sudah lama menyandang status sebagai pacar
dari Fadil. Fadil adalah tipikal pria yang romantis, tampan, dan tentunya
mapan, tapi entah kenapa akhir-akhir ini Dila ngerasa ada yang beda dari sifat
Fadil. Fadil lebih sering sibuk dengan urusannya sendiri, katanya sih ada
urusan kantor dan tiap kali pergi ng-date tiba-tiba fadil ngilang, ninggalin
Dila begitu aja.
Pernah sesekali Dila datang ke kantor Fadil buat nganterin makanan. Eh.. tapi tau-taunya Fadil gak ada dikantornya. Jelas aja Dila marah besar karena sebelumnya Fadil bilang kalau dia lagi di kantor.
Malam itu Fadil datang kerumah Dila untuk meminta maaf.
“Kenapa sih kamau harus bohong sama aku ? Kamu akhir-akhir ini kayak ngehindar deh dari aku. Udah bosen ?”Tanya Dila ketus
“Ya enggaklah sayang. Aku gak akan pernah bosen sama kamu. Ok aku ngaku, aku emang salah karena udah bohong dan sering ninggalin kamu akhir-akhir ini. Tapi kamu harus percaya kalau cinta aku tetep buat kamu gak pernah bohong dan gak bakalan hilang kok”
Yang namanya udah terlanjur cinta. Mau kita semarah apapun sama pasangan kita kalau si Doi udah memelas kasihan pasti kita luluh juga.
“Ya udah aku maafin tapi inget di hari ultah ku nanti kamu gak boleh datang tetlambat.”Ujar Dila
“Siap booss. Hehehehe”
Yup…… Hari ultah Dila akhirnya datang juga. Yang namanya orang setiap dihari ultahnya udah pasti seneng donk. Eh… ini kok malah Dila keliatan cemas dan gelisah banget sih. Ternyata Dila gelisah dan cemas karena si fadil dari tadi belum nonggol juga di pesta ulang tahunya padahal seharusnya puncak acara pesta udah di mulai.
“Aduhhh fadil mana sih, mah ?”
“Coba kamu telfon ke hapenya.”ujar mamanya
“Udah mah tapi gak diangkat-angkat. Ya udah deh mah acaranya dimulai aja. Mungkin fadil emang gak niat buat datang dan mungkin dia beneran udah bosen sama Dilla”Ujar Dila dengan penuh rasa kecewa
Pernah sesekali Dila datang ke kantor Fadil buat nganterin makanan. Eh.. tapi tau-taunya Fadil gak ada dikantornya. Jelas aja Dila marah besar karena sebelumnya Fadil bilang kalau dia lagi di kantor.
Malam itu Fadil datang kerumah Dila untuk meminta maaf.
“Kenapa sih kamau harus bohong sama aku ? Kamu akhir-akhir ini kayak ngehindar deh dari aku. Udah bosen ?”Tanya Dila ketus
“Ya enggaklah sayang. Aku gak akan pernah bosen sama kamu. Ok aku ngaku, aku emang salah karena udah bohong dan sering ninggalin kamu akhir-akhir ini. Tapi kamu harus percaya kalau cinta aku tetep buat kamu gak pernah bohong dan gak bakalan hilang kok”
Yang namanya udah terlanjur cinta. Mau kita semarah apapun sama pasangan kita kalau si Doi udah memelas kasihan pasti kita luluh juga.
“Ya udah aku maafin tapi inget di hari ultah ku nanti kamu gak boleh datang tetlambat.”Ujar Dila
“Siap booss. Hehehehe”
Yup…… Hari ultah Dila akhirnya datang juga. Yang namanya orang setiap dihari ultahnya udah pasti seneng donk. Eh… ini kok malah Dila keliatan cemas dan gelisah banget sih. Ternyata Dila gelisah dan cemas karena si fadil dari tadi belum nonggol juga di pesta ulang tahunya padahal seharusnya puncak acara pesta udah di mulai.
“Aduhhh fadil mana sih, mah ?”
“Coba kamu telfon ke hapenya.”ujar mamanya
“Udah mah tapi gak diangkat-angkat. Ya udah deh mah acaranya dimulai aja. Mungkin fadil emang gak niat buat datang dan mungkin dia beneran udah bosen sama Dilla”Ujar Dila dengan penuh rasa kecewa
Saat Dila hendak memulai acara tiup lilinnya
tiba-tiba hape Dila berdering dan ketika dilihat, itu adalah telfon dari fadil,
tapi ketika diangkat dari seberang sana bukan suara Fadil yang berbicara melainkan
suara mama fadil. Mama Fadil mengatakan
bahwa Fadil telah meninggal dunia karena kecelakan saat perjalan menuju rumah
Dila.
Seketika wajah Dila memucat dan lemas hingga membuat
HP itu terhempas dari tangan Dila. Dila pun sempat tak sadar kan diri sesaat.
Hingga akhirnya Dila membuka mata kembali berharap apa yang terjadi itu
hanyalah mimpi belaka tapi ternyata tidak itu semua adalah kenyataan, kenyataan
yang sangat pahit baginya.
Dila berusaha sekuat hati membuka kado dari Fadil yang tertnyata berisi lukisan wajahnya
dan lukisan itu terlihat sangat indah. Dila mengambil selembar surat yang
terselip di bingkai lukisan itu dan membacanya.
“Selamat
Ulang tahun Dila sayang ku……
Semoga kamu bisa selalu bahagia di umurmu yang baru ini. Oh ya… Maaf ya sayang kalau akhir-akhir ini aku sering bohong dan bikin kamu kecewa. Kamu tau gak aku selama ini itu gak menghindar kok dari kamu, tapi aku sengaja pengen ngasih kado yang super istimewa makanya akhir-akhir ini aku sibuk belajar ngelukis. Aku sengaja les melukis. Yah.. walaupun aku tau nantinya pasti lukisan aku gak sebagus lukisan pelukis-pelukis idola kamu. Tapi ada yang harus kamu tau aku selalu menyertakan cinta di setiap goresan lukisan yang aku buat untuk kamu. Jadi aku yakin lukisan ini akan menjadi lukisan kesayangan kamu nantinya. Hehehe
oh ya sayang ada satu hal lagi yang harus kamu tahu kalau aku akan terus cinta sama kamu dan cinta aku gak pernah kemana-mana kok, cinta aku tetep ada di hati kamu. Aku gak akan pernah bosen untuk mencintai kamu”
Air mata mulai lahir dari mata indah dila dan jatuh bercucuran menbanjiri pipi halusnya itu. Dila sangat menyesal karena dia sempat meragukan kesetian cintanya Fadil.
Semoga kamu bisa selalu bahagia di umurmu yang baru ini. Oh ya… Maaf ya sayang kalau akhir-akhir ini aku sering bohong dan bikin kamu kecewa. Kamu tau gak aku selama ini itu gak menghindar kok dari kamu, tapi aku sengaja pengen ngasih kado yang super istimewa makanya akhir-akhir ini aku sibuk belajar ngelukis. Aku sengaja les melukis. Yah.. walaupun aku tau nantinya pasti lukisan aku gak sebagus lukisan pelukis-pelukis idola kamu. Tapi ada yang harus kamu tau aku selalu menyertakan cinta di setiap goresan lukisan yang aku buat untuk kamu. Jadi aku yakin lukisan ini akan menjadi lukisan kesayangan kamu nantinya. Hehehe
oh ya sayang ada satu hal lagi yang harus kamu tahu kalau aku akan terus cinta sama kamu dan cinta aku gak pernah kemana-mana kok, cinta aku tetep ada di hati kamu. Aku gak akan pernah bosen untuk mencintai kamu”
Air mata mulai lahir dari mata indah dila dan jatuh bercucuran menbanjiri pipi halusnya itu. Dila sangat menyesal karena dia sempat meragukan kesetian cintanya Fadil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar